Spesifikasi dan Harga Terbaru Suzuki XL7 2020

Akhirnya PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghidupkan kembali nama XL7 yang sempat mati suri sejak 2006. Kami pernah memperkenalkan Suzuki Grand Escudo XL7 di tahun 2003 sebagai salah satu pionir SUV 7 penumpang. Dari hasil studi internal kami, nama XL7 masih melekat kuat di benak konsumen Indonesia, maka kami memperkenalkan lagi Suzuki XL7 tahun 2020 ini, ujar Donny Saputra, Direktur Pemasaran Kendaraan Roda Empat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Namun, berbeda dengan Grand Escudo XL7 yang mengaspal 17 tahun lalu, Suzuki XL7 mengambil basis rangka monokok Suzuki All New Ertiga untuk diwujudkan sebagai sebuah SUV. Basis rangka berteknologi HEARTECT ini juga serupa yang dipakai Ertiga, Ignis dan Baleno. Sementara Grand Escudo XL7 dulu basisnya adalah SUV dengan chassis tangga (ladder frame). Dengan menggunakan platform monokok, XL7 menawarkan kelebihan dari segi biaya produksi dan juga sharing parts.

Ada yang unik dari penamaan tipe pada Suzuki XL7 ini. Karena, biasanya Suzuki identik dengan nomenclature penamaan tipe menggunakan dua atau tiga huruf. Contoh tipe GA, GL, GX, dan SGX. Sementara untuk Suzuki XL7 menggunakan nama tipe yang diilhami dari kawanan serigala. Jadi untuk tipe ada Alpha sebagai yang tertinggi, kalau di kawanan serigala kan, grup yang paling tinggi itu Alpha, baru kemudian diikuti Beta, dan Zeta, tukas Donny sapaan akrab Donny Saputra.

Jika pada awalnya Anda menganggap Suzuki XL7 ini adalah Ertiga yang berganti wajah dan ditinggikan ground clearancenya, Anda jelas salah. Karena menurut Suzuki Indonesia, ada sekitar 211 komponen yang berbeda pada XL7 dibandingkan saudaranya di kelas Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) itu. Lantas, bagaimana impresi kami terhadap Suzuki XL7? Simak ulasan kami ini sampai habis.

Review Suzuki XL7 2020 Dari Sisi Tampilan

Dari depan, kesan gagah sudah sangat terlihat berkat penerapan desain grill, kap mesin, headlamp hingga bumper yang berotot. Suzuki Indonesia menyebut desain ini sebagai muscular design. Kesan tebal dan gagah begitu terlihat, jauh sekali dari All New Suzuki Ertiga yang menjadi basis rancang bangunnya. Belum lagi kelir two tone color yang hanya ada di trim Alpha menambah kesan tangguhnya.

Lampu depan sudah menganut bohlam jenis LED (Light Emitting Diode) dengan fitur auto on. Jadi Anda tinggal posisikan saklar di AUTO saja, dan ketika sensor mendeteksi gelap, lampu otomatis akan menyala. Sayangnya foglamp masih menggunakan bohlam halogen biasa, namun menurut kami lampu halogen lebih pas untuk dijadikan lampu kabut, sebab kabut tebal berwarna putih akan tembus dengan cahaya kuning dari lampu kabut.

Lanjut ke bagian samping, overfender warna hitam di sekujur bodi seakan menegaskan mobil ini adalah SUV sejati. Pun begitu dengan lingkar roda yang lebih besar 1 inch dari Suzuki All New Ertiga. Meski profil bannya lebih tipis, dengan ukuran 195/60R16. Tapi bantingan suspensinya akan tetap lebih lembut, sebab Suzuki XL7 ini menggunakan ban Dunlop yang disebut memiliki dinding ban yang lebih lentur dari ban merek lainnya, sehingga ketika digunakan mobil menjadi empuk bantingannya.

Secara dimensi mobil tes kami ini lebih panjang 55 mm, lebih lebar 40 mm, dan lebih tinggi 20 mm dari All New Suzuki Ertiga. Suzuki XL7 2020 yang kami gunakan ini adalah trim Alpha yang jadi tipe termahal. Jadi ia mendapatkan berbagai aksesoris resmi Suzuki. Antara lain yang terpasang di bagian eksterior Suzuki XL7 ini adalah door sill guard, rear upper spoiler, talang air (door visor), dan tentunya emblem Alpha.

Di bagian buritan Suzuki XL7 2020 ini juga tampak kekar, dengan penggunaan desain bumper belakang yang lebih sporty dan dilengkapi dengan mata kucing agar visibilitas lebih baik saat malam hari. Selain itu, meski desain lampu belakang tetap dipertahankan dari Suzuki Ertiga, namun berita baiknya semua tipe baik Alpha, Beta, dan Zeta telah mengadopsi bohlam jenis LED, jadi selain dapat menyala lebih terang juga punya respon cepat serta hemat daya listrik.

Cladding di bagian bawah bumper juga makin merefleksikan nafas SUV di mobil ini. Jika Anda mengira mobil ini punya jarak terendah ke tanah yang lebih tinggi dari Ertiga, maka Anda benar. Sebab, ground clearance XL7 ini memang lebih tinggi 20 mm dari Ertiga. Jarak yang lebih tinggi itu membuat insinyur Suzuki harus sedikit melakukan ubahan pada travel sokbreker, stopper, dan juga spring rate pada per mobil ini. Tapi jangan khawatir dengan handlingnya, ia tetap nikmat dikendarai.

Review Suzuki XL7 2020 Dari Sisi Interior

Layout dashboard bawaan Suzuki Ertiga tetap dipertahankan karena sudah punya kepraktisan kabin yang baik dan juga berdesain menarik. Bedanya, untuk Suzuki XL7 dasbor dilabur warna hitam agar makin mencerminkan kesan sporty. Pun begitu dengan ornamen di bagian tengah dasbor yang di Ertiga di pasang corak wood panel, sementara untuk XL7 ini digunakan motif serat karbon yang sporty.

Lingkar kemudi Suzuki XL7 2020 ini sudah dibalut kulit agar makin mewah dan nyaman digenggam. Namun yang bikin kagum adalah penggunaan desain setir flat bottom seperti layaknya mobil-mobil mewah. Biasanya setir dengan model seperti itu hanya ada pada mobil-mobil kelas atas seperti Mercedes-Benz GLA 200 AMG Line yang juga pernah kami coba. Setir ini juga sudah dapat diatur naik turun meski belum bisa telescopic. Ia juga dilengkapi dengan tombol pengatur audio pada setir dan tombol pengatur bluetooth handphone dibalik palang kemudi sebelah kiri.
Review Suzuki XL7 2020: Kursi

Duduk di kursi pengemudi maupun penumpang depan Suzuki XL7 2020 Anda dijamin tidak akan protes. Sebab, selain busa joknya empuk dan nyaman menyangga tubuh, untuk kursi pengemudi sudah dilengkapi dengan height adjuster untuk menaik-turunkan ketinggian kursi. Selain itu kursi ini sudah dibalut dengan kombinasi kulit sintetis dan fabric sehingga memberikan aura mewah di kabin XL7 ini.

Pindah ke kursi baris kedua, legroom yang didapat cukup baik, dengkul Anda tak akan terkantuk dengan kursi depan sebab masih ada ruang sekitar 4 hingga 5 jari di posisi normal. Begitu juga dengan headroom-nya yang tak akan menimbulkan masalah jika postur Anda di bawah 180 cm. Sayangnya, headrest hanya tersedia untuk 2 penumpang saja.

Untuk kursi baris ketiga tetap cukup diduduki oleh orang dewasa, namun kami hanya menyarankan kursi ini untuk anak-anak saja. Sebab, melakukan perjalanan jauh dan harus duduk di baris ketiga akan menyiksa. Untunglah, duduk di kursi baris paling belakang ini tetap aman karena terdapat seatbelt 3 titik serta headrest untuk dua penumpang belakang. Cup holder juga tersedia di kursi paling belakang XL7 ini.

Bagasi dari Suzuki XL7 2020 ini juga cukup memuaskan, meski bukan menjadi yang terluas di kelasnya. Namun pelipatan seluruh kursi dapat membuat lantai bagasi menjadi rata, dan hal tersebut tentunya dibutuhkan untuk membawa barang. Apalagi jarak antara bibir bagasi dengan lantai bagasi rata, membuat loading keluar dan masuk barang menjadi lebih mudah dan menyenangkan. 

Rasa menyenangkan terhadap bagasi Suzuki XL7 ini tetap hadir meski semua kursi digunakan. Masih tersedia cukup ruang untuk sekadar meletakkan tas berukuran sedang atau barang belanjaan semisal air mineral galon. Makin praktis, karena terdapat kompartemen tambahan di bawah bagasi XL7 ini, Anda bisa taruh barang yang mudah kotor atau basah misal sepatu, sandal, atau payung di sini.

Ftur Suzuki XL7 2020
Inilah salah satu fitur istimewa di kabin Suzuki XL7 2020 tipe Alpha. Sebab, dengan adanya Smart E-Mirror ini Anda bisa memperlakukan spion tengah di mobil XL7 ini secara multifungsi. Mulai menjadi dashcam dengan kemampuan memori 32 GB (dapat diupgrade hingga memory 64 GB) untuk merekam perjalanan Anda, menggunakannya sebagai kamera parkir ketika hendak mundur bahkan membantu memperbaiki visibilitas saat hujan. Kamera ini tak tersedia di trim lain selain Alpha.
Review Suzuki XL7 2020: In-Car Entertaiment System

Khusus untuk Suzuki XL7 2020 trim termahal ini, dilengkapi dengan head unit touchscreen 8 inci. Head unit ini dapat memutar berbagai source musik kekinian misal MP3, Bluetooth, Aux-In, hingga USB. Meski ia belum bisa mengakomodir Android Auto dan Apple Carplay, tapi kualitas reproduksi suara audio di mobil ini patut diacungi jempol. Sebab, ia sudah menggunakan 4 speaker dan 2 tweeter.

Untuk fitur keselamatan, ia sudah dilengkapi dengan ABS (Anti-lock Braking System) guna mencegah rem mengunci saat pengereman mendadak. Lalu ada juga EBD (Electronic Brake-force Distribution) yang berfungsi untuk membagi tekanan pengereman secara merata ke masing-masing roda. Hill Hold Control (HHC) juga akan menjaga mobil tidak meluncur ke belakang saat di tanjakan. Belum lagi ada ESP (Electronic Stability Programme) yang berfungsi membantu mobil tetap pada jalurnya.

Fitur keamanan juga menjadi perhatian utama PT SIS terhadap produk barunya ini. Sebab ia sudah dilengkapi dengan akses keyless entry jadi Anda kunci hanya perlu dikantongi saja dan tekan tombol di gagang pintu untuk proses membuka dan mengunci pintu. Begitu masuk ke mobil Anda tinggal injak pedal rem dan menekan tombol start stop button untuk menyalakan mesin. Seluruh kursi sudah dilengkapi dengan seat belt meski tak semuanya 3 titik dan ada dual SRS airbag yang siap melindungi saat tabrakan.

Karakter dari mesin K15B yang memang sudah dirancang overstroke dari pabriknya memberikan keuntungan tersendiri. Karena semburan torsi yang dihasilkan sudah terasa sejak putaran rendah yakni 4.400 rpm. Meski torsinya lebih tinggi dari Toyota Rush yang merupakan rivalnya dengan mesin lebih canggih tapi semburan torsinya keluar lebih tinggi 200 rpm dari jagoan Sunter itu . Figur tenaga dan torsi lengkap bisa Anda lihat di tabel spesifikasi.

Meski bermesin sama dengan Ertiga, tapi terdapat sedikit perbedaan pengaturan dari BCM (Body Control Module) dan ECM (Engine Control Module) sehingga karakter mesinnya diklaim Suzuki sudah disesuaikan dengan ciri khas SUV. Karena pakai transmisi yang dipakai sama dengan Ertiga, kami yakin perpindahan gigi yang dilakukan oleh transmisi konvensional 4 percepatannya akan halus, dan mampu menghantarkan tenaga dengan baik, sehingga akselerasi mampu dilakukan secara halus

Kedinamisan berkendaranya juga terjamin nikmat. Sebab Suzuki XL7 2020 ini dibangun di atas platform HEARTECT. HEARTECT adalah basis terbaru dari Suzuki. Basis ini dibangun memperkuat bagian bawah bodi, namun tetap dirancang dengan menggunakan material yang ringan guna memperoleh efisiensi bahan bakar yang baik, serta mendukung performa saat dikemudikan, bahkan saat bermanuver dan membantu pengereman.

Harga
 
Suzuki XL7 Zeta 2020 MT     Rp230.000.000
Suzuki XL7 Zeta 2020 AT     Rp240.500.000
Suzuki XL7 Beta 2020 MT     Rp246.500.000
Suzuki XL7 Beta 2020 AT     Rp257.000.000
Suzuki XL7 Alpha 2020 MT     Rp256.500.000
Suzuki XL7 Alpha 2020 AT     Rp267.000.000

Harga bulan Februari 2020 dan dapat berubah sewaktu-waktu

Jadi layakkah ia dimiliki?

So, is this car for you? Jika Anda menginginkan sebuah SUV dengan kepraktisan MPV maka Anda tak perlu memalingkan pilihan dari Suzuki XL7 2020 ini. Karakter bodinya kekar dan tangguh. Berbagai ubahan yang dilakukan Suzuki Indonesia membuatnya bukan sekadar Ertiga berganti muka. Meski sayangnya ia bukanlah SUV murni dengan chassis tangga seperti pendahulunya Suzuki Grand Escudo XL7 yang menjamin daya jelajah baik dan ketangguhan SUV sejati. Tapi, dengan harga yang ditawarkannya, bukan tidak mungkin ia akan diminati.

Posting Komentar

0 Komentar